Powered By Blogger

Minggu, 23 Desember 2012

Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri (2) (BI - 01 - SS - 12)

Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Kembali Disorot


INILAH.COM, Jakarta - Kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri anggota DPR kembali menjadi sorotan publik. Beberapa anggota badan legislatif (baleg) melakukan kunker dan diabadikan gambarnya sedang berada di sebuah kapal di Sungai Copenhagen.

Hal itu menjadi polemik sehingga memunculkan wacana untuk memoratorium kunker ke luar negeri anggota DPR. Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan menyambut positif wacana moratorium kunker. Namun dia meminta wacana ini juga harus didukung komitmen seluruh fraksi yang ada.

"Ya itu namanya usulan, ya tinggal kita tunggu realitasnya tapi jangan hanya usul tok. Sehingga tidak menjadi hal solusi pada saat dikritik masyarakat seolah kebakaran jenggot seolah kita tidak insidentil," ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jumat (7/9/2012).

Menurut dia, jika tidak ada langkah konkret dari fraksi-fraksi, maka wacana moratorium itu hanya akan menjadi opini publik saja.

Untuk itu, Taufik menyarankan agar fraksi-fraksi di DPR melakukan langkah-langkah konkret dengan memberikan masukan kepada BK DPR terkait kunker ke luar negeri anggota dewan.
Kunjungan Badan Legislatif (Baleg) DPR melakukan perjalanan ke luar negeri ke Denmark dan Turki mendapat sorotan publik. Apalagi perjalanan mereka ke luar negeri hanya untuk mencari lambang palang merah yang akan digunakan Indonesia.
Perjalanan yang dikemas dalam studi banding itu dinilai Koordinator Investigasi dan advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi, terlalu mengada-ngada dan tidak masuk akal. "Masa mau menentukan lambang palang merah saja, harus berkunjung ke dua negara tersebut," kata Uchok, di Jakarta, Rabu (5/9/2012). [yeh]

Sumber :

Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri (BI - 01 - SS - 12)

FPKS Usulkan Stop Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri


Foto: detikcom
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan pemberhentian sementara (moratorium) kunjungan kerja DPR ke luar negeri. Usulan ini akan segera disampaikan ke pimpinan DPR.

"Dalam diskusi di Fraksi PKS, ada banyak aspirasi dari para anggota untuk melakukan moratorium kunjungan ke luar negari. Ini penting untuk memotong anggaran perjalanan untuk seluruh pejabat negara di RAPBN 2013," kata Sekretaris FPKS DPR, Abdul Hakim, kepada detikcom, Kamis (6/9/2012).

PKS berharap dengan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri di DPR maka akan diikuti moratorium kunjungan kerja pemerintah ke luar negeri. Dengan demikian anggaran tahun 2013 akan efisien.

"Ini untuk efisiensi, memang sebaiknya DPR harus secepatnya mempelopori. DPR harus memberikan contoh untuk moratorium kunjungan kerja ke luar negeri, kemudian akan diikuti dari pemerintah. Karena anggaran terbesar ada di pemerintah," lanjut Abdul.

FPKS mendesak pimpinan DPR segera mengadakan rapat konsultasi. Rapat itu akan digelar agar segera mencapai kesepakatan terkait hal ini.

"Ini harus diputuskan secara kelembagaan. Jadi pimpinan DPR harus segera mengagendakan rapat dengan pimpinan fraksi membahas dna mencapai kesepakatan mengenai hal ini. Ini harus menjadi bagian dari sikap politik DPR," ucap Abdul.

Sampai saat ini baru Gerindra yang menginstruksikan anggotanya menolak kunjungan kerja DPR ke luar negeri. Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto memberikan perintah tegas kepada anggotanya di DPR.

Sumber :

BP Migas (2) (BI - 01 -SS - 12)

Fakta Tokoh di Balik Putusan Pembubaran BP Migas

Ada inkonsistensi sikap dibalik putusan MK soal pembubaran BP Migas.


VIVAnews - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan BP Migas kembali menjadi sorotan. Kali ini perhatian terfokus pada pihak-yang terlibat dalam pengambilan keputusan terhadap persoalan di sektor Migas tersebut.
Analis ekonomi Independent Research and Advisory Indonesia (IRAI), Lin Che Wei, menuding sejumlah pihak pemohon, saksi ahli maupun hakim konstitusi pengambil keputusan pembubaran BP Migas  memiliki persoalan etika dan inkonsistensi sikap.

"Putusan MK itu harus dihormati, tetapi ada sejumlah catatan," kata Lin Che Wei di Jakarta, Rabu 21 November 2012.

Che Wei menjelaskan MK tidak menganulir Undang-undang (UU) Migas Nomor 22 tahun 2001. Karena itu kebutuhan perubahan UU seharusnya bisa diakomodasi melalui jalur parlemen.

"Pembahasan revisi UU Migas sudah dan sedang dilakukan DPR, putusan MK terkesan faith accomply atas rencana pembahasan RUU di DPR," katanya.

Dalam masalah etika, Che Wei menilai ada persoalan etika dalam pengambilan keputusan MK terkait pembubaran BP Migas kemarin. Sebanyak tiga dari delapan hakim konstitusi berpotensi conflict of interest sebab dua hakim Konstitusi adalah anggota DPR 1999-2004 yang membuat UU tersebut dan ikut membidani lahirnya BP Migas.

Sedangkan Ketua MK, Mahfud MD, pada saat UU tersebut dibuat, menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan sempat menjadi Menteri Hukum dan Perundangan-Undangan di era Presiden Gus Dur.

Selain hakim konstitusi, terdapat dua saksi ahli yang pada tahun 1999-2004 merupakan pejabat tinggi setingkat Menteri yang ikut menandatangani Letter of Intent dengan IMF untuk menggulirkan UU Migas.

Dari sisi penggugat, Che Wei mengungkapkan terdapat lima orang yang pernah berstatus sebagai anggota DPR ketika UU Migas disahkan. Bahkan satu orang di antaranya mengetok palu meresmikan UU Migas tersebut.

"Apabila hakim, saksi ahli dan pengguggat mempunyai conflict of interest, maka terdapat persoalan etika dan inkosistensi sikap. Yang mengajukan gugatan, saksi ahli dan yang memutuskan ternyata terlibat dalam pembuatan UU Migas yang kini dibatalkan," katanya. (eh)

Sumber :

BP Migas (BI - 01 -SS -12)

Alasan MK Bubarkan BP Migas: Berpotensi Penyalahgunaan Kekuasaan


Sidang MK (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) bertentangan dengan UUD 1945. Dalam putusan tersebut, MK menilai BP Migas tidak efisien dan berpotensi penyalahgunaan kekuasaan.

"Keberadaan BP Migas sangat berpotensi untuk terjadinya inefisiensi dan diduga, dalam praktiknya, telah membuka peluang bagi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan maka menurut MK keberadaan BP Migas tidak konstitusional, bertentangan dengan tujuan negara tentang pengelolaan sumber daya alam dalam pengorganisasaian pemerintah," putus MK yang dibacakan Ketua MK, Mahfud MD dalam sidang terbuka untuk umum di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Meski hingga saat ini belum ada bukti bahda BP Migas melakukan penyalahgunaan wewenang tetapi MK berpendapat UU Migas berpotensi ke arah tersebut. MK mendasarkan atas putusan MK Nomor 006/PUU-III/2005 dan putusan MK Nomor 11/PUU-V/2007.

"Sekiranya pun dikatakan bahwa belum ada bukti BP Migas telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan, maka cukuplah alasan untuk menyatakan keberadaan BP Migas inkonstitusional, sesuatu yang berpotensi melanggar konstitusi bisa diputus oleh MK sebagai perkara inkonstitusionalitas," papar MK.

Jikalau diasumsikan kewenangan BP Migas dikembalikan ke unit pemerintah atau kementerian yang terkait, tetapi juga masih potensial terjadi inefisiensi maka hal itu tidak mengurangi keyakinan MK untuk memutuskan pengembalian pengelolaan sumber daya alam ke Pemerintah.

"Karena dengan adanya putusan MK ini justru menjadi momentum bagi pembentuk UU untuk melakukan penataan kembali dengan mengedepankan efisiensi yang berkeadilan dan mengurangi proliferensi organisasi pemerintahan," bebernya.

"Dengan putusan MK ini maka pemerintah memulai penataan ulang pengelolaan sumber dalam alam berupa migas dengan berpijak penguasaan oleh negara yang berorientasi penuh pada upaya manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat dengan organisasi yang efisien dan di bawah langsung pemerintah," tegas MK.

Seperti diketahui, UU Migas ini didugat ke MK oleh Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudddin, mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, Ketua MUI Amidhan, mantan Menakertrans Fahmi Idris dan politisi muslim, Ali Mochtar Ngabalin. Selain itu, ikut menggugat pula sebanyak 12 ormas Islam.

Mereka menggugat UU 22/2001 tentang Migas. Mereka menilai UU Migas pro asing dan meruntuhkan kedaulatan bangsa.

Sumber :

Software Akuntansi yang Sesuai Untuk Semua Jenis Usaha (B1 - 01 - SS - 12)


Software akuntansi bisa beragam dari yang mulai yang menawarkan banyak solusi untuk perusahaan besar sampai daftar sederhana yang mencatat pemasukan dan pengeluaran. Solusi akuntansi yang sederhana paling cocok untuk usaha kecil.


Paket akunting yang paling komprehensif memberikan informasi laporan keuangan dan dikelola oleh tim yang terdiri dari akuntan yang berkwalitas didukung oleh administrasi, tata buku, dan hasil dari pengolahan data yang otomatis.

Standar akuntansi yang berbeda dibutuhkan oleh software akuntansi untuk kesesuaian tujuan dan kebutuhan klien. Sistem pembukuan berpasangan yang otomatis dari sistem database dan diatur dalam modul finansial normalnya akan menjadi pilihan banyak perusahaan publik. Pembukuan sistem tunggal tidak dapat digunakan sebagai solusi akuntansi bagi perseroan terbatas dikarenakan persyaratan audit dan to audit peraturan perundang-undangan.

Namun, pembukuan tunggal bisa digunakan di usaha yang lebih kecil yang memelihara pengendalian keuangan melalui pengetahuan transaksi finansial yang memadai. Tujuan utama dari pedagang tunggal lebih menitikberatkan pada pengerjaan pajak dan melengkapi formulir pengembalian pajak tahunan dan periodik.

Tingkat software akuntansi yang paling canggih di perusahaan besar mencerminkan fungsi akuntansi di dalam organisasi dengan berbagai modul finansial untuk piutang, utang, stok, jurnal, dan aset tetap. Modul-modul akuntansi ini juga terintegrsi dengan fungsi non akuntansi, seperti produksi dan pengiriman yang juga terbagi dalam beberapa modul terpisah didalam fungsi akuntansi.

Di perusahaan yang lebih besar, buku catatan penjualan dan input perputaran sales akan menjadi tanggung-jawab sebuah departemen sementara fungsi piutang mungkin saja dipisah dengan fungsi kendali kredit didalam modul akuntansi. Divisi yang lain juga termasuk administrasi penjualan dan rekaman pelanggan. Hutang dagang biasanya multi fungsi dengan bagian pembelian, penagihan, dan keterlambatan pembayaran.

Software akuntansi untuk perusahaan dan organisasi yang lebih kecil biasanya merupakan sistem input data transaksi penting yang didalamnya termasuk pemasukan penjualan, pembelian dan transaksi kas dan bank.

Pengetahuan akuntansi biasa diperlukan untuk mengelola sistem software database akuntansi. Pengetahuan finansial biasanya banyak dibutuhkan oleh perusahaan yang menggunakan tenaga pembukuan atau akuntan untuk memasukkan data dan diperusahaan menengah juga memperkerjakan akuntan untuk mengelola fungsi akunting.

Kebutuhan pengetahuan akuntansi dalam sistem database terpisah dengan pemahaman prinsip input data dan relevansi aturan yang harus diikuti. Tapi yang terpenting adalah pemahaman prinsip akuntansi diperlukan untuk memahami apa yang terjadi dengan sejumlah informasi setelah input data. Dan yang terpenting, seorang akuntan yang berkwalitas dengan pengetahuan finansial, pelatihan dan pengalaman tahu apa yang seharusnya dihasilkan oleh sistem dan bagaimana mengelola database untuk mendapatkan informasi.

Sistem software database akuntansi tidak hanya menghasilkan rekaman finansial dengan kwalitas yang tinggi tapi juga menawarkan sejumlah alternatif kontrol finansial baik bagi manajemen bisnis junior dan senior. Fungsi akuntansi juga memiliki keamanan untuk menghasilkan profit periodik, laporan keuangan dan laporan keuangan lainnya untuk pajak dan tujuan kontrol.

Solusi akuntansi yang membutuhkan sedikit pembukuan atau pengetahuan akuntansi biasanya berdasarkan lembar kerja karena ini adalah metode yang paling transaparan untuk melihat akun.

Perusahaan kecil harus berupaya mendapatkan software akuntansi berdasarkan prinsip jurnal dua lajur seperti pada pembuatan laba rugi untuk menunjukkan akurasi dan integritas rekaman keuangan. StAndar akuntansi mensyaratkan perusahaan untuk memiliki sistem kendali finansial dan software akuntansi merupakan alat yang paling penting untuk digunakan.

Beberapa pengetahuan akuntansi baik dari manajemen atau outsourcing jasa pembukuan biasanya diminta dengan solusi akuntansi database sekalipun yang paling sederhana, tetap memerlukan pemahaman terhadap apa yang dimaksud dengan buku besar piutang, buku besar hutang dan akun penting.

Ada juga kemungkinan lain dan bisnis yang hanya membutuhkan pengetahuan akuntansi yang minim yang bisa menggunakan lembar kerja berbasis software akuntansi. Software akuntansi yang dihimpun dari lembar kerja kurang fleksibel dan biasanya tidak memiliki rentang pilihan yang dimiliki sistem database dikarenakan kurangnya ketersediaan database. Kekurangan fleksibilitas ini diganti dengan kenyataan bahwa semua input bisa dilihat, transparan, dan perubahan bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Secara finansial, distributor dan pengusaha memiliki kebutuhan software akuntansi yang jauh berbeda. Mulai dari akun penting, mutasi neraca dan berbagai aspek pengendalian keuangan. Aspek terpenting dari software akuntasi untuk pekerja mandiri biasanya menghasilkan serangkaian akun untuk tujuan pajak.

Pengusaha kecil yang tidak memerlukan neraca bisa menggunakan software akuntansi berdasarkan pembukuan satu kolom dari pada dua kolom dan dengan berkurangnya persyaratan pengendalian finansial maka semakin berkurang pula dana yang dibutuhkan oleh sistem. Dalam hal ini, solusi akuntansi yang lebih sederhana akan lebih baik dan solusi akuntansi yang tertulis di lembar kerja bisa menghasilkan laba setelah pajak akan memenuhi persyaratan.

Oleh: Terry Cartwright
Diterjemahkan oleh: Iin - Tim Pengusahamuslim.com

PERANAN SOFTWARE AKUNTANSI DALAM SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN (BI - 01 -SS -12)

PERANAN SOFTWARE AKUNTANSI DALAM SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN

1.        Pendahuluan
1.1    Latar Belakang
Sistem teknologi informasi memproses data menjadi informasi yang disediakan bagi para pengguna untuk dipakai dalam perencanaan strategis, pengambilan keputusan, pemantauan kinerja, dan produksi. Perusahaan dapat menggunakan teknologi informasi guna memperbaiki efisiensinya, sehingga dapat mengurangi beban dan menaikkan labanya. Menurut (Madura, 2007:532) Sistem Informasi (SI) yang lengkap biasanya mencakup piranti keras (hardware), piranti lunak (software), dan telekomunikasi serta orang dan data itu sendiri.
Sistem teknologi informasi akuntansi berkembang seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan, pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, tingkat pengetahuan karyawan yang semakin meningkat, dan penggunaan teknologi yang sangat besar. Sistem teknologi informasi dalam akuntansi menitikberatkan pada pengaturan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis komputer untuk memenuhi kebutuhan informasi dunia bisnis dengan cepat, tepat waktu, lengkap, relevan, dan akurat. Dampak dari Sistem Informasi Akuntansi, yaitu sistem pemrosesan data mengalami perubahan dari sistem akuntansi manual menjadi sistem akuntansi komputer. Alasan utama menggunakan teknologi informasi akuntansi, yaitu untuk efisiensi waktu dan biaya. Alasan lainnya, yaitu pengingkatan efektivitas, pencapaian hasil laporan keuangan yang tepat waktu, relevan, dan akurat, serta perlindungan atas aset perusahaan.
            Penggunaan komputer sangat membantu kegiatan siklus akuntansi perusahaan. Komputer dapat mengolah data menjadi informasi baik yang bersifat finansial maupun non finansial. Pengolahan data menggukan komputer dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi. Namun, penggunaan komputer tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku bisnis sehingga sering terjadi keterlambatan penyampaian laporan. Keterlambatan ini menjadi kendala utama bagi pelaku bisnis. Keterlambatan ini dipicu oleh keruwetan  informasi bisnis yang diterima oleh pelaku bisnis. Penggunaan potensial komputer hanya dibatasi oleh imajinasi dari pemrogram dan pengguna (Madura, 2007:536).

1.2    Tujuan Penulisan
1).   Untuk mengetahui peranan sotfware akuntansi dalam siklus akuntansi perusahaan
2).   Untuk memberikan informasi jenis-jenis software akuntansi yang dapat digunakan pada perusahaan
3).   Untuk mengetahui software akuntansi yang sesuai untuk suatu perusahaan.

1.3    Rumusan Masalah
1).   Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih software akuntansi untuk perusahaan?
2).   Bagaimanakah peranan software akuntansi dalam siklus akuntansi perusahaan?
3).   Jenis-jenis software akuntansi apa saja yang dapat digunakan untuk mengelola data   perusahaan?
2.        Pembahasan
2.1  Kekurangan Sistem Akuntansi Manual
Mengerjakan laporan akuntansi secara manual membutuhkan waktu yang lumayan lama dan begitu sulit untuk menjalani siklus akuntansi secara lengkap. Kekurangan menggunakan sistem akuntansi secara manual antara lain:
1.   Membutuhkan waktu yang lama, terutama untuk yang transaksinya banyak
2.   Memungkinkan terjadi kesalahan menghitung
3.   Sulit melakukan pengecekan ulang jika terjadi kesalahan

2.2  Komputer Akuntansi dan Siklus Akuntansi
Komputer adalah serangkaian atau sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem yang rapi dan teliti. Sistem ini dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan secara otomatis sesuai dengan urutan program yang diberikan pada sistem tersebut.
Akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan mengomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kapada para pengguna yang berkepentingan (Kieso, 2007:4)
Bersumber dari http://www.mikrobisnis.com (tanggal 20 Jauari 2011) Siklus akuntansi terdiri dari beberapa tahap sebagai berikut:
1.      Journal entry. Transaksi jurnal ada 2 jenis, yaitu jurnal umum dan jrnal khusus. Beda antara keduanya, yaitu mengisi jurnal apa pun di jurnal umum. Sedangkan jurnal khusus, jurnalnya sudah tertentu. Contoh Jurnal khusus, antara lain : jurnal penjualan, jurnal pembelian, dsb.
2.      Setelah jurnal, proses selanjutnya, yaitu posting ke buku besar. Semua jurnal yang telah dibuat di nomor 1 di atas harus di-post ke masing-masing buku besarnya.
3.      Khusus untuk akun yang ada subsidiary ledger (buku pembantu), seperti: Piutang (AR), Hutang (AP), Inventory, Fixed  Asset, Bank, maka perlu updatejuga buku pembantu perusahaan.
4.      Setelah semua transaksi di-post ke buku besar, kemudian proses selanjutnya membuat neraca percobaan (trial balance). Pada dasarnya, neraca percobaan ini hanya mengumpulkan daftar akun sesuai dengan urutannya dan menampilkan saldo awal, perubahan, dan saldo akhir dari masing-masing akun.
5.      Dari neraca percobaan, kemudian tinggal membuat neraca dan laba rugi dengan cara mengambil saldo dari neraca percobaan sesuai dengan tipe akunnya masing-masing.
Komputer akuntansi adalah suatu sistem dengan menggunakan alat bantu komputer untuk melakukan pengidentifikasian, pencatatan, dan pengomunikasian peristiwa-peristiwa ekonomi dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang dan penginterpretasian hasil proses.

2.3  Sistem Informasi Akuntansi
Salah satu bidang akuntansi yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, yaitu Sistem Informasi Akuntansi. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu fungsi yang melaksanakan tugas pengolahan data financial menjadi informasi yang dibutuhkan bagi pemakai, baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan. SIA bertanggung jawab menyediakan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Pada dasarnya, siklus akuntansi pada SIA berbasis komputer sama dengan SIA berbasis manual, artinya aktivitas yang harus dilakukan untuk menghasilkan suatu laporan keuangan tidak bertambah ataupun tidak ada yang dihapus. SIA berbasis komputer hanya mengubah karakter dari suatu aktivitas. Model akuntansi pada era teknologi informasi menghendaki bahwa model akuntansi dapat mengukur tingkat perubahan sumber daya, mengukur tingkat perubahan proses, mengukur aktiva tetap tak berwujud, memfokuskan ke luar pada nilai pelanggan, mengukur proses pada realtime, dan memungkinkan network
Sistem akuntansi pokok terdiri dari klasifikasi rekening buku besar, jurnal, dan bukti transaksi. Masing-masing unsur tersebut saling terkait membentuk suatu prosedur pencatatan akuntansi. Berikut ini merupakan contoh hubungan masing-masing unsur dengan prosedur lainnya:
Sistem dan prosedur jurnal bukti transaksi buku besar:
1.   Penjualan 
àPenjualan dengan Faktur Penjualan, Piutang dan Penjualan
2.   Penerimaan Kas 
à Kas dengan bukti Penerimaan Kas, Piutang dan Kas
3.   Pembelian 
à Pembelian dengan Faktur Pembelian, Utang dan Persediaan Barang
4.   Pengeluaran Kas 
à Kas dengan bukti Pengeluaran Kas, Utang dan Kas
5.   Payroll Umum Daftar Gaji 
à Faktur Biaya rekening Gaji dan Upah, Potongan, Utang Gaji
Daftar tersebut menunjukkan bahwa dari setiap prosedur akan menghasilkan bukti transaksi. Catatan dalam jurnal akan diposting ke rekening buku besar.  Daftar tersebut menggambarkan hubungan antar elemen akun dalam siklus akuntansi. Sistem dan prosedur jurnal dalam pelaksanaanya dapat beragam model tergantung dari metode yang dipilih.
Tugas pengolahan data yang dilakukan SIA meliputi 4 tugas dasar sebagai berikut:
1).  Pengumpulan data.
Setiap tindakan dijelaskan oleh suatu catatan data. Bila tindakan tersebut   melibatkan elemen lingkungan disebut transaksi. Pelaku bisnis dan accounting umumnya hanya memperhatikan transaksi yang mempunyai nilai finansial.
2).  Manipulasi Data.
Data perlu dimanipulasi untuk dapat diubah menjadi informasi yang berguna. Operasi manipulasi data meliputi pengklasifikasian, penyortiran, perhitungan, dan pengikhtisaran.
3).  Penyimpanan data.
 Terdapat banyak transaksi pada setiap perusahaan. Setiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data. Data tersebut perlu disimpan di suatu tempat dan harus dapat ditemukan dengan mudah bila data tersebut dibutuhkan.
4).  Penyiapan dokumen.
SIA menghasilkan output untuk perorangan maupun organisasi di dalam maupun di luar perusahaan. Output tersebut dipicu dengan dua cara, yaitu oleh suatu tindakan outputdihasilkan bila sesuatu terjadi. Seperti contoh, tagihan disiapkan pada saat terjadi pesanan, yang kedua oleh jadwal output dihasilkan pada suatu saat tertentu. Umumnya output berupa dokumen, namun semakin banyak pemakai menggunakan visual (tampilan layar) untuk memperoleh informasi yang tepat waktu dan tepat guna, tanpa harus menunggu laporan rutin dari bagian akuntansi yang diterbitkan sesuai jadwal. Akses informasi dapat dilakukan secara lokal maupun global dengan menggunakan fasilitas umum (diakses darihttp://www.mira-minds.blogspot.com tanggal 20 Januari 2011)
Berdasarkan uraian di atas dapat di katakan bahwa tanggungjawab mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data serta membuat laporan transaksi keuangan merupakan bagian dari tanggung jawab bagian akuntansi. Bagian lain seperti bagian penjualan, bagian pembelian, bagian keuangan adalah bagian operasional yang menyiapkan bukti-bukti transaksi, sedangkan bagian IT adalah bagian yang mennyadiakan fasilitas pengolahan data mencakup softwarehardware, termasuk pemilihan teknologi, serta memegang tanggung jawab terhadap keamanan sistem data.

2.4  Software Akuntansi
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih software akuntansi, antara lain:
1).  Mengidentifikasi kebutuhan perusahaan.  Apakah terbatas pada pencatatan saja atau harus terintegrasi sampai pada laporan terperinci. Tetapi, jika perusahaan masih dalam rancangan penyusunan sistem, maka disarankan untuk menggunakan Teller Made.
2).  Memperhatikan fitur. Perusahaan mencocokan kebutuhan perusahaan dengan fitur yang ditawarkan oleh software. Selain itu, perusahaan dapat memilih software akuntansi yang mudah untuk dioperasikan oleh pengguna, serta perusahaan harus mencocokkan softwaredengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia sebagai pedomannya.
3).  Mengenai perkembangan software-nya. Software yang baik seharusnya fleksibel dalam mengikuti perkembangan yang ada. Kemungkinan perkembangan bisnis perusahaan akan berakibat pada perkembangan seluruh aspek pendukung bisnis, termasuk softwareakuntansi perusahaan. Jangan sampai perusahaan tiba-tiba harus mengganti softwareakuntansi di tengah perjalanan bisnis perusahaan.
4).  After sales policy. Persahaan akan menggunakan produk tersebut dalam waktu yang lama sehingga after sales service policy harus di-support dengan baik. Untuk tailor madebiasanya turnover programnya cukup tinggi, sehingga membutuhkan penyesuaian yang lama dari program yang baru. Perhatikan juga bahwa perusahaan dapat mengatasi masalah yang mungkin terjadi dalam panduan problem software guidance yang diberikan produsen.
5).  Budget (dana) dan referensi. Perusahaan harus memperhitungkan budget untuk softwareakuntansi dari awal, karena pembelian software akuntansi mahal. Software akuntansi perusahaan harus dapat memberikan timbal balik yang lebih menguntungkan bagi perusahaan. Jika pembelian software akuntansi tidak dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan, maka hal ini perlu dipertimbangkan lagi.

2.5  Jenis-jenis Software Akuntansi
            Software akuntansi berkembang sangat pesat seiring perkembangan sistem teknologi informasi. Berikut ini merupakan beberapa jenis software akuntansi yang dapat digunakan dalam siklus akuntansi perusahaan:
1).  Oracle
            Oracle Corporation (NASDAQ: ORCL) merupakan salah satu perusahaan utama pengembang sistem manajemen basis data (database management system), perangkat lunak untuk mengembangkan basis data, perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan,enterprise resource planning dan perangkat lunak manajemen rantai pasok.
2).  Microsoft SQL Server
              Microsoft SQL Server merupakan sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya, yaitu Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan pada dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi sekarang telah berkembang SQL Server pada basis data besar.
3).  DacEasy
              DacEasy merupakan serangkaian modul yang terintegrasi memberikan informasi penting yang penting untuk operasi bisnis suatu perusahaan. Perusahan dapat memanfaatkan software akuntansi ini sebagai  modul yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan untuk mencapai hasil yang optimal.
4).  MYOB Accounting 17
            MYOB (Mind Your Own Business)  Accounting merupakan software olah data akuntansi secara terpadu (integrated software) yang proses pengolahan data transaksi akuntansinya dilakukan dengan cara mengentri data transaksi  melalui media formulir yang terdapat dalam command centre, kemudian program MYOB akan memproses secara otomatis, cepat, tepat, dan terpadu ke dalam seluruh catatan akuntansi dan berakhir dengan laporan keuangan.
5).  K-System Indonesia
            K-System merupakan program terpadu operasional dan akuntansi yang telah di-design khusus untuk kondisi Indonesia. Data cukup diisi 1x dibagian operasional, faktur dicetak dari komputer dan proses pembukuan selanjutnya secara otomatis dikerjakan oleh komputer. Laporan yang dibutuhkan dapat tersedia setiap saat. K-System berjalan di Linux & Windows.
6).  Accurate V3 Standart
            Accurate V3 Standart merupakan software akuntansi dengan modul Account PayableAccount Receivable, Inventory, dan General Ledger yang terintegrasi. Dalam versi Standard, diberikan 2 (dua) license. Artinya, 2 user/client bisa meng-input ke dalam 1 (satu)database dalam waktu yang bersamaan.
7).  Sage Accpact ERP
            Sage Accpac ERP merupakan sebuah sistem akuntansi yang dikembangkan dengan arsitektur kelas dunia dan telah memenangkan berbagai penghargaan. Softwareakuntansi ini didesain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan baik besar maupun kecil, Sage Accpac ERP dapat dijalankan dengan menggunakan berbagai pilihan database. Sage Accpac ERP memenuhi kebutuhan perusahaan akan suatu aplikasi manajemen bisnis end-to-end yang terintegrasi penuh. Sage Accpac ERP memberikan fungsionalitas kerja yang lebih baik dengan kinerja yang tinggi dan kebebasan pilihan bagi penggunanya.

8).  Krishand
            Software Krishand PPN 1107, Krishand Withholding Tax, Krishand PPh 21, Krishand Payroll, Krishand General Ledger. Software Krishand PPN 1107 / Withholding Tax / Krishand PPh 21 merupakan software database yang membantu perusahaan dalam mempersiapkan formulir-formulir pajak (diakses dari http://www.yudhislibra.wordpress.comtanggal 23 Januari 2011)

2.6  Peranan Software Akuntansi dalam Siklus Akuntansi Perusahaan
Bersumber dari akses http://www.fina.imamatek.com (tanggal 20 Januari 2011)Software akuntansi memiliki peranan yang sangat penting dalam siklus akuntansi perusahaan. Manfaat software akuntansi tergantung pada software akuntansi yang dipilih oleh perusahaan. Software akuntansi pada dasarnya memiliki manfaat sebagai berikut:
1.        Jurnal khusus tidak pernah diisi. User hanya mengisi transaksi sebagaimana layaknya mencatat sebuah transaksi.
2.        Semua jurnal yang telah dibuat, baik dari jurnal umum maupun jurnal khusus, akan langsung di-post ke masing-masing buku besar.
3.        Semua subsidiary ledger juga akan di-update hingga ke detail-nya. Contoh:subsidiary untuk persediaan akan tercatat kuantitas, satuan, gudang, dan informasi lainnya yang menyangkut persediaan.
4.        Secara realtime laporan akan tersaji segera setelah transaksi berhasil diisi (untuksoftware tertentu, proses posting perlu dipicu oleh sebuah menu).



3.        Penutup
3.1    Kesimpulan
Peranan software akuntansi dalam siklus akuntansi pada perusahaan, yaitu jurnal khusus tidak pernah diisi, semua jurnal yang telah dibuat akan langsung di-post ke masing-masing buku besar, semua subsidiary ledger juga akan di-update hingga ke-detailnya, dan secara real time laporan akan tersaji segera setelah transaksi berhasil diisi.

3.2    Saran
1).   Bagi perusahaan
            Perusahaan harus dapat memanfaatkan software akuntansi dengan maksimal agar dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan. Perusahaan harus dapat memilih software akuntansi yang paling sesuai dengan karakteristik perusahaan dan jangan sampai perusahaan rugi.
2).   Bagi karyawan
            Karyawan harus dapat memanfaatkan software akuntansi dengan baik, sehingga seluruh laporan perusahaan dapat diselesaikan tepat waktu, lengkap, relevan, dan akurat. Dengan demikian kinerja perusahaan akan meningkat dan laba perusahaan juga lebih besar.
3).   Bagi pembaca
            Para pembaca dapat memanfaatkan software akuntansi untuk segala jenis bisnis yang dimiliki, baik bisnis skala kecil, menengah, maupun besar dengan software akuntansi yang akan dipakai.



DAFTAR PUSTAKA
Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis. Jakarta: Salemba Empat
Kieso, Donald. E. 2007. Pengantar Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat
http://www.fina.imamatek.com (diakses tanggal 20 Januari 2011)
http://www.mikrobisnis.com (diakses tanggal 20 Januari 2011)
http://www.mira-minds.blogspot.com (diakses tanggal 20 Januari 2011)
http://www.yudhislibra.wordpress.com (diakses tanggal 23 Januari 2011)